Bemo Menggunakan Mesin Apa? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Jika Anda pernah hidup di era 80-an hingga awal tahun 2000-an, pasti sudah tidak asing dengan bemo, kendaraan kecil roda tiga yang menjadi ikon transportasi perkotaan di beberapa wilayah Indonesia, terutama Jakarta, Bali, dan Surabaya. Bemo bukan sekadar alat transportasi biasa, tetapi juga bagian dari sejarah perkembangan mobilitas rakyat Indonesia.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya: mesin apa sebenarnya yang digunakan bemo? Apakah sama seperti bajaj, atau menggunakan mesin motor? Dalam artikel ini kita akan membahas secara lengkap tentang jenis mesin bemo, sejarahnya, performanya, hingga kenapa kendaraan ini mulai menghilang dari jalanan Indonesia.
Asal Usul Bemo di Indonesia
Bemo pertama kali masuk ke Indonesia pada awal tahun 1960-an. Nama Bemo berasal dari singkatan Benzin Motor, atau ada juga yang menafsirkan sebagai Bemo (Becak Motor). Kendaraan ini mulai digunakan sebagai transportasi umum murah dan praktis, terutama sebelum keberadaan angkot modern dan ojek online.
Beberapa wilayah yang terkenal dengan penggunaan bemo antara lain:
- Jakarta
- Bali
- Bandung
- Surabaya
- Makassar
- Lombok
Di Bali, bemo bahkan masih digunakan hingga kini, meski jumlahnya semakin sedikit.
Bemo Menggunakan Mesin Apa?
Secara umum, bemo menggunakan mesin mobil kecil dengan kapasitas mulai dari 200cc hingga 360cc, tergantung produksi. Mesin bemo kebanyakan berasal dari Jepang, terutama pabrikan Daihatsu.
Jenis mesin yang paling sering digunakan adalah:
🔧 1. Mesin Daihatsu 360cc (2-Tak)
Ini adalah mesin yang paling identik dengan bemo, terutama yang dipakai di Jakarta dan Bali.
Karakteristik mesin:
- Mesin 2-stroke (dua tak)
- Kapasitas mesin 356cc
- Pendingin udara (air-cooled)
- Menggunakan karburator
- Bahan bakar bensin dicampur oli (mirip mesin vespa atau motor 2-tak)
Mesin ini menghasilkan suara khas yang cukup keras, sehingga bemo mudah dikenali dari kejauhan.
🔧 2. Mesin Daihatsu Midget Type DK dan MP
Generasi awal bemo menggunakan mesin tipe DK dan MP yang dipakai pada model Daihatsu Midget, sebelum kemudian diproduksi lokal dan menjadi moda transportasi publik resmi.
Mesin ini terkenal karena:
- Sangat irit bahan bakar
- Mudah diperbaiki
- Kuat untuk penggunaan harian
🔧 3. Mesin Konversi (Modifikasi Lokal)
Seiring usia kendaraan yang semakin tua, beberapa pemilik bemo mengganti mesin aslinya dengan mesin transportasi modern, seperti:
- Mesin motor Yamaha Vega
- Mesin Honda Win
- Mesin Suzuki Smash
- Mesin Alibaba 4 tak rakitan China
- Bahkan ada yang menggunakan mesin Honda Tiger
Modifikasi ini dilakukan karena mesin asli bemo sudah sulit ditemukan dan boros bahan bakar.
Kenapa Mesin Bemo Awet dan Tangguh?
Walaupun terdengar sederhana, mesin bemo dikenal sebagai salah satu mesin transportasi paling tangguh di zamannya. Beberapa keunggulannya antara lain:
✔ Sederhana dan mudah diperbaiki – tidak seperti mesin modern yang penuh sensor dan elektronik.
✔ Suku cadang awalnya murah dan tersedia banyak (walau kini sudah langka).
✔ Dirancang untuk jarak pendek dan stop-and-go, cocok untuk kota.
✔ Mesin dingin cepat karena hanya 356cc dengan pendingin udara.
Karena itulah banyak bengkel lokal mampu memperbaiki bemo meski tanpa alat khusus.
Performa Mesin Bemo
Walaupun bukan kendaraan balap, performa bemo bisa dibilang cukup memadai untuk ukuran transportasi publik ringan.
📌 Spesifikasi rata-rata mesin bemo:
| Spesifikasi | Nilai |
|---|---|
| Kapasitas Mesin | 356cc |
| Tenaga | ±12–15 HP |
| Transmisi | Manual 3–4 percepatan |
| Kecepatan Maksimum | ±60 km/jam |
| Sistem Bahan Bakar | Karburator |
Dengan konfigurasi tersebut, bemo mampu membawa 6–8 penumpang (kadang lebih, kalau supir bandel 😅).
Kenapa Bemo Sekarang Hampir Punah?
Ada beberapa alasan kenapa bemo mulai hilang dari perkotaan:
🚫 Mesin boros bahan bakar dibanding kendaraan modern
🚫 Tidak ramah lingkungan (emisi tinggi)
🚫 Suku cadang asli makin langka
🚫 Aturan transportasi dan modernisasi kota
🚫 Digantikan oleh angkot, bajaj gas, dan ojek online
Meski demikian, di Bali dan beberapa kota kecil, bemo masih dipakai terutama untuk mengangkut wisatawan atau warga lokal.
Apakah Bemo Bisa Jadi Kendaraan Kolektor?
Menariknya, karena statusnya yang unik dan mulai punah, sekarang banyak penggemar otomotif tua yang mencari bemo sebagai koleksi. Sama seperti Volkswagen Kodok dan Jeep Willys, bemo perlahan menjadi barang antik bernilai sejarah.
Harga bemo dalam kondisi orisinil dan masih berjalan bisa mencapai:
💰 Rp 15.000.000 – Rp 80.000.000
Tergantung kondisi dan kelengkapan mesinnya.
Kesimpulan
Bemo adalah kendaraan unik yang memiliki sejarah panjang di dunia transportasi Indonesia. Dengan mesin utama berkapasitas 356cc besutan Daihatsu, kendaraan ini menawarkan kombinasi antara kepraktisan, ketangguhan, dan efisiensi pada masanya.
Walaupun sekarang mulai ditinggalkan dan tergeser teknologi modern, bemo tetap menjadi bagian dari budaya otomotif Indonesia yang sulit dilupakan. Mesin sederhananya menjadikan kendaraan ini mudah dirawat dan masih mampu bertahan di beberapa daerah hingga hari ini.